Fokus halaman
Gunakan halaman ini saat export atau rekaman WAV terlalu besar dan Anda perlu salinan praktis untuk dibagikan.
Perkecil WAV besar dengan mengubahnya ke MP3, AAC, atau OGG memakai bitrate dan channel yang masuk akal.
Gunakan halaman ini saat export atau rekaman WAV terlalu besar dan Anda perlu salinan praktis untuk dibagikan.
| Isi WAV | Output yang disarankan |
|---|---|
| Rekaman suara | MP3, mono, 64-96 kbps |
| WAV mentah podcast | MP3, mono atau stereo, 96-128 kbps |
| Demo musik | MP3, stereo, 192 kbps |
| Preview web | AAC atau MP3, 128 kbps |
| Masih akan diedit | Simpan backup WAV asli |
Input WAV umum dari rekaman, export DAW, audio screen recording, dan export editor audio.
Untuk output, pilih MP3 untuk kompatibilitas, AAC/M4A untuk playback efisien, atau OGG untuk aset proyek web.
WAV besar bukan tanda file bermasalah. Audio PCM tanpa kompresi tumbuh cepat berdasarkan durasi, sample rate, bit depth, dan channel.
Mengubah WAV ke MP3 atau AAC biasanya memberi pengurangan terbesar. Menurunkan sample rate bisa membantu suara, tetapi musik perlu hati-hati.
Mono praktis untuk suara; musik biasanya lebih baik mempertahankan stereo agar lebar dan ruang tetap terasa.
Proses kompresi berjalan di browser, jadi audio asli tidak diunggah ke server.
File besar tetap bisa lebih lambat karena decoding dan encoding memakai memori serta CPU perangkat Anda.
WAV sering berupa PCM tanpa kompresi, sehingga durasi, sample rate, bit depth, dan stereo membuatnya besar.
Untuk berbagi, upload, atau email, biasanya ya. MP3 atau AAC jauh lebih kecil dan mudah dikirim.
Ada opsi lossless, tetapi penghematannya terbatas. Pengurangan besar biasanya perlu format lossy seperti MP3 atau AAC.
Gunakan MP3 atau AAC mono 64-96 kbps. Speech biasanya tidak perlu stereo.
Ya jika rekaman penting atau akan diedit lagi. Gunakan file terkompresi sebagai salinan.